6 Kuliner Legendaris Ala Bandung yang Wajib Dicicipi

bmc 1928 bmc 1928
Selain dikenal sebagai Paris Van Java, bukan cuma dikenal sebagai destinasi wisata alam, akan tetapi Bandung juga dikenal memiliki aneka kuliner lezat yang wajib untuk dicicipi. Tak heran jika Bandung dinobatkan sebagai salah satu kota terbaik di Asia untuk makanan tradisional. Pasalnya bandung memiliki berbagai restoran legendari yang memiliki menu tradisional dengan rasa dan racikan yang unik. Bagi para kaum milenial yang sudah terbiasa menyantap makanan hits, tak ada salahnya kini kamu mencicipi makanan tradisional dari Paris van Java ini. Simak beberapa rekomendasinya. Warung C Mar - Braga Warung C Mar menyediakan berbagai sajian masakan khas sunda seperti semur jengkol, aneka tumis, beberapa macam pepes yang menjadi menu andalan di tempat ini. Warung yang telah berdiri lebih dari 10 tahun ini selalu ramai pengunjung, lokasinya berada di kawasan wisata Jl Braga yang menjadikan tempat ini tak pernah sepi pengunjung. Siapa pun yang datang ke sini, biasanya ketagihan dengan masakan rumahan ala warung C Mar ini. BMC 1928 - Sumur Bandung Ada salah satu kedai susu di Bandung yang telah berdiri sejak tahun 1928, yaitu BMC 1928 (Bandoengsche Melk Centrale). Berdasarkan sejarah, kedai ini dirintis oleh orang-orang Belanda yang sengaja mengembangkan bisnis setelah mereka berhasil membuka perkebunan di wilayah Lembang. Sampai sekarang BMC masih konsisten menjaga kesegaran dan kemurnian susu yang mereka sajikan seperti es krm, milkshake, yoghurt dan sejenisnya. Sajian seperti ini sangat cocok untuk menemani saat santai kamu bersama orang terdekat. AA Bistik - Astana Anyar Bila ingin mencicipi kuliner legendaris lainnyakamu bisa datang ke AA Bistik Astana Anyar. Walaupun menjual bistik, tetapi kuliner ini hanyalah sebuah tempat makan sederhana yang berada di jl Astana Anyar. Sejak tahun 1989, nasi goring bistik di sini sudah menjadi primadona dikalangan pecinta kuliner. Sajian nasi goring yang dipadu dengan bistik ayam empuk dan kentang goring yang renyah, pastinya menjadi perpaduan makanan yang bisa menambah selera makan kamu. Kini AA Bistik juga sudah memiliki outlet di Jl Kliningan dan Buah Batu, selain itu mereka juga sudah mendaftarkan restonya ke ShopeeFood jadi kamu tak perlu repot keluar rumah. Mie Kocok Persib Gorowok - Sumur Bandung Bagi pecinta kuliner, wajib banget nih nyobain Mie Kocok Persib Gorowok. Mie Kocok sendiri adalah makanan yang disajikan dngan mie kuning pipih, toge dan potongan kikil, kemudian diguyur dengan kuah kaldu sapi kental. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan perasan jeruk nipis dan daun seledri agar lebih membangkitkan rasa segar dan aroma yang harum. Mie kocok di tempat ini dikenal sebagai salah satu menu legendaris yang masih bertahan hingga saat ini. Cara penyajian mie kocok di sini menggunakan iga sapi yang membuat kuahnya terasa gurih, sehingga tak heran jika kuliner ini masih eksis di Bandung. Cendol Elizabeth Official - Astana Anyar Di Bandung ada cendol yang konon katanya sudah go internasional bernama Cendol Elizabeth Official. Kuliner ini sudah dikelola oleh sang pemiliki bernama Haji Rohman sejak tahun 1972, yang kini menjadi salah satu ikon makanan legendari di Bandung. Minuman ini memiliki rasa unik yang etrbuat dari daun suji, tepung tapioca dan gula kelapa. Bahkan tahun 2021 lalu cendol ini dijadikan sebagai minuman diplomasi oleh Kang Emil, Gubernur Jawa Barat, ketika ada kunjungan Menteri Luar Negeri Inggris, Elizabeth Mary Truss. Batagor Riri - Lengkong Makanan legendaris Bandung terakhir adalah Batagor Riri yang sudah ada dari tahun 1985. Bumbu kacang yang dipadukan dengan kecap manis serta perasan jeruk nipis, membuat batagor cocok dimakan kapan pun. Kamu wajib banget nyobain batagor asli bandung yang terkenal ini supaya tak penasaran. Itu dia kuliner legendaris khas Bandung yang wajib banget kamu cicipin. Bagi kamu yang tinggal di Bandung bisa memesan beberapa makanan di atas melalui aplikasi online, jadi tak perlu repot-repot keluar rumah. Sedangkan bagi kamu yang dari luar kota, sayang banget kan kalau tak mencoba kuliner legendari khas Bandung ini, padahal sudah jauh-jauh datang ke Bandung.