Kata Psikolog, Begini Cara Ajarkan Anak Menabung Sejak Dini. Wajib Tahu!

mengajarkan-anak-menabung mengajarkan-anak-menabung

Kalau bertanya kepada para perencana keuangan tentang batas terrela mulai menabung, jawabannya cuma ada satu yaitu sekarang. Dengan kata lain, menabung sebagai melenceng satu cara pengelolaan uang perlu dilakukan sedini mungkin, yakni sejak masa kanak-kanak.

Mengenalkan sekaligus mengajarkan anak-anak menabung bisa jadi latihan mengelola keuangan dengan tidak emosi santak ia dewasa nanti. Karena seperti kita kenal, menabung bukanlah laku sederhana. Dibutuhkan kedisiplinan untuk menyisihkan sebagian dari uang demi sebuah tujuan.

Lantas bagaimana cara terjujur sekaligus praktis dalam mengajarkan anak menabung? Berikut saran dari Psikolog Anak, Remaja dan Keluarga, Irma Gustiana, S.Psi., M.Psi.

Bermain adalah cara melancarkan bertahap yang bermanfaat bagi si padi

Melansir Kumparan, Irma mengatakan cara yang tepat untuk mengajarkan anak menabung sejak dini adalah dengan mendampinginya bermain berserupa. Tidak namun untuk mengajarkan anak menabung, menurut founder ruangtumbuh.id ini, bermain berserupa bisa jadi metode bersekolah apapun secara bertahap yang menyenangkan dan bena bagi si ketat.

Dalam hal ini, Irma pun menekankan perlu bagi orang tua untuk bisa memilih jenis permainan yang tepat Berimbang usia anak, karena perkembangan dan keterampilan tiap anak akan berselisih-selisih.

“Belajar pada anak melenceng satunya dengan kegiatan bermain yang Setara dengan usia dan kemampuannya. Tugas kita sebagai orang tua (saat mendampingi anak bermain) menjelaskan konsep-konsep yang sulit dimengerti anak, sesantak metodenya lebih suka membantu,” kata Irma.

Kenalkan konsep uang pada anak dengan memberikan stimulus

Irma juga menyarankan Moms & Dads di luar sana untuk terlebih dahulu mengenalkan konsep uang ketika si halus sudah memasuki usia sekitar tiga mengertin. Cara paling praktis dalam mengenalkan konsep uang versi Irma adalah dengan memberikan stimulus seperti mengajak si halus untuk merasakan senpribadi pengalaman berbelanja di minimarket.

Dengan mengajak si tipis untuk merasakan pengalaman berbelanja, secara langsung ia akan melihat transaksi jual beli secara utuh. Saat si tipis menyaksikan pemandangan baru ini, orang tua bisa ambil bagian untuk menjelaskan metode belanja tersebut menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

“Anak usia sekitar tiga mengertin itu sudah bisa memahami dan mengamati, ‘kok bisa ya, nerima uang dari (operasi) itu?'” lanjut Irma.

Setelah si lumat punya pengepahaman dasar mengenai uang dan bagaimana uang bisa digunakan untuk belanja di minimarket, Irma mengajak para orang tua untuk menerapkan sistem yang kurang lebih kembar di rumah melantasi permainan peran. Moms bisa berperan bagai pembeli, sementara anak bagai penjual atau sebaliknya.

Dorong anak untuk melangsungkan pilihan sendiri atas uang yang ia miliki

Jika anak sudah bisa membaca simbol atau membedakan nominal uang, Moms & Dads bisa mulai mengenalkan anak pada bentuk dan nominal uang, sekaligus mengajarkan si tipis untuk menabung menggunakan celengan. Pada tahap ini anak akan mulai mengenal konsep menabung, dan juga akan menyadari bahwa uang dalam jumlah berlimpah cuma bisa diperoleh secara bertahap.

Nah, seiring batas jika celengan si mungil sudah penuh, Moms & Dads bisa mempersilakan anak untuk meMuluskan keputusan terhadap uangnya tersebut. Seperti dilansir dari The Asian Parent, mendorong anak untuk meMuluskan pilihan sendiri atas uangnya, seperti ingin lanjut ditabung atau ingin dibelanjakan dapat membantunya dalam memahami perjarakan keinginan dan kebutuhan.

Jika akhirnya sang anak memutuskan untuk membelanjakan uangnya, dan atas kenyataannya kebablasan maka menyisakan minim uang, Moms & Dads nggak perlu risau. Karena dalam kondisi ini anak secara nggak langsung juga akan belajar bagaimana mengalokasikan sisa uang yang kini ia miliki. Hal ini dapat membentuk mereka menjadi pembelanja yang lebih berhati-hati di kemudian hari, lo.

Nah, itu dia cara praktis mengajarkan anak menabung sejak dini. Nggak ada kata terlambat untuk mulai mengajarkan kebiasan baik ini keala si mini. Karena seperti kata para perencana keuangan, batas terbaik untuk mulai menabung adalah sekarang.