3 Masa Paksin Paling Sulit dan Nyusahin Menjelang Momen Pernikahan. Siap-Siap Aja Nih~

pacaran-menjelang-nikah pacaran-menjelang-nikah

Masa muda memanglah masa yang penuh dengan kenangan dan tantangan hidup, luput satunya adalah menjalin hubungan asmara dengan orang lain alias berpkalendern. Selama ini besar yang percaya bahwa hal tersulit dan besar ujiannya ketika pkalendern adalah saat kita melakukan PDKT dengan orang yang kita gemari. Mulai dari pengen maklum kebiasaannya, hingga usaha-usaha konyol agar dapat perhatian dari orang tersebut.

Tapi, rupanya setelah ditelisik lebih lanjut, tantangan ketika PDKT itu belum ada apa-apanya lo jika dibandingkan dengan masa-masa setelah itu. Kalau kamu menganggap bahwa pacaran itu selalu tentang hal-hal yang membahagiakan, penuh cinta cita, dan bisa santai-santai sambil menikmati kasmaran, berarti kamu belum sampai ke tahap yang bikin pusing kayak di bawah ini. Ketika hati dan perasaan sudah nyaman klop pasangan dan pengen melangkah ke jenjang pelaminan, biasanya momen-momen di bawah ini bisa jadi ujian.

Kesulitan pertama yang bakal ada adalah ketika kamu dan pasanganmu memasuki transisi di dunia kerja

Memang nggak bisa dimungkiri lagi bahwa orang yang sedang jatuh cinta itu hatinya bakal berbunga-bunga banget. Bahkan nggak peduli ada hal-hal yang bikin susah, tapi selama masih bisa berduaan dengan pujaan hati ya nggak bakalan jadi maalpa. Apalagi jika kamu masih berada di awal-awal umur pkesibukann. Dunia rasanya serasa milik berdua, yang lain jelas cuma ngontrak aja~

Tapi tunggu aja tuh, tantangan berat akan mulai hadir ketika kamu dan pasanganmu memasuki transisi di dunia kerja. Entah itu dari masa-masa kuliah, masa pengangguran, masa baru resign dan pindah kerja atau masa baru pindah jabatan. Transisi ini bakal membuat emosimu berasa diuji naik dan turun tak tersantak sampai kamu tepat-tepat merasa pusing. Ada luber cobaan-cobaan sepele yang seringkali malah bikin kamu semakin stres, seperti misalnya bagaimana menyatukan jadwal biar bisa bertemu, meluangkan batas buat saling berwarta dan semacamnya. Belum lagi ketika pasangan bilang “Kamu sibuk mulu serupa kerjaan baru, sampai-sampai lupa serupa aku.” Duh, kamu perlu siap-siap banget nih!

Setelah itu kamu juga bakal memasuki tahap yang lebih pusing lagi setelah kepikiran buat lanjut ke jenjang pernikahan. Pasti ada berlimpah perdebatan dalam persiapan

Sudah menjadi hal yang mutlak dan nggak bisa dihindari lagi persoalan semacam ini. Artinya, persiapan menjelang keputusan nikah dengan pasangan itu singkapnlah hal yang sepele. Kamu mungkin bisa aja satu pemikiran dengan pacarmu, setara-setara nggak pengen nikah dengan reaksii yang ribet dan aneh-aneh. Tapi para orangtua ini ternyata punya pandangan yang berseberangan. Mau nggak mau akhirnya kamu juga ikut berdebat senpribadi dengan pacarmu soal keinginan orangtua tersebut.

Jangankan menentukan kapan kamu dan orangnya hendak melanjutkan ke jenjang pernikahan, lha wong sesepele membahas bagaimana keinginan masing-masing saat besok menikah aja bisa jadi gesekan kok. Yakin deh, mau seromantis dan sekompak apapun kamu dengan pacarmu, kalau udah berada di tahap ini berarti kamu sudah memasuki fase pusing yang luVirtualn bikin tensi jadi luhur.

Belum lagi kamu pantas banyak meluangkan waktu untuk beli ini itu menjelang nikah. Susah banget!

Nah, ini nih hal yang paling bikin pusing menjelang pernikahan adalah ketika kamu harus mengumpulkan satu demi satu printilan-printilan yang merupakan kebutuhan saat nikah nanti. Udah pusing dan lagi sibuk dengan dunia kerja masing-masing, masih lagi harus mengatur waktu buat beli ini dan itu. Mending kalau cuma di satu dunia, tapi yang namanya perintilan ya biasanya tersebar di beberapa dunia. Belum lagi jika kamu nggak bisa mengambil cuti dari duniamu kerja. Rasa-rasanya dunia kayak mau hancur di depan mata. Makanya nggak heran tuh, berjibun orang-orang pdaftarn yang nggak sabaran dan akhirnya menyerah sampai fase ini.

Momen pacaran itu memang merupakan luput satu masa yang paling membahagiakan, penuh orang sepakat dan nggak perlu didebatkan lagi. Tapi ada kalanya kamu harus penuh diuji secara mental dan semuanya, apalagi menjelang hari-hari pernikahanmu. Tenang, memang begitulah alur masa-masa pacaran menuju ke jenjang pernikahan. Nanti hasil perjuanganmu bakal terbayar dengan cinta yang luar biasa kok ????